Syafii Efendi: Globalisasi Membuka Peluang Bagi Semua untuk Berkembang
Merauke, Papua Selatan — 2 November 2025
Lebih dari seribu kaum muda—mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga aktivis sosial—memadati Youth Leadership and Entrepreneurship Festival 2025 yang mengangkat tema “Youth Today, Leader Tomorrow: Kekuatan Pemuda dalam Tatanan Kewirausahaan dan Kepemimpinan Dunia.” Kegiatan yang digagas Wimnus Papua ini menghadirkan Presiden Pemuda OKI, Syafii Efendi, sebagai pembicara utama.
Dalam sesi materi selama dua jam, Syafii menegaskan bahwa era globalisasi memberikan peluang luas untuk berkembang bagi siapa pun, termasuk generasi muda Papua.
“Globalisasi membuka peluang bagi semua orang untuk berkembang. Dunia sudah terbuka, teknologi memberi ruang yang luas untuk berkarya. Tidak ada alasan lagi bagi anak muda untuk tidak sukses. Saatnya anak muda memimpin peradaban dan menulis sejarahnya sendiri,” tegasnya.
Potensi Pemuda Merauke Jadi Sorotan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Romanus Kande Kahol, S.IP., M.Si., turut hadir dan menekankan bahwa pemuda Merauke memiliki potensi besar untuk ikut mendorong kemajuan daerah.
“Potensi pemuda Merauke sangat besar, sayang jika hanya menjadi penonton di tengah perubahan global. Saatnya ambil peran dan berkontribusi nyata untuk pembangunan daerah,” ujarnya.
Wirausaha Inspiratif Papua Beri Motivasi
Acara juga menghadirkan Pemuda Inspiratif Papua, Thomas Tembuangge, yang memberikan materi tentang kewirausahaan. Ia mengajak pemuda untuk berani berinovasi dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Inovasi dan keberanian adalah kunci kesuksesan. Saya ingin menciptakan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat,” ungkap Thomas.
Seminar Penuh Energi dan Aktivitas Interaktif
Tidak hanya materi, kegiatan semakin semarak dengan sesi bernyanyi bersama serta muhasabah atau refleksi diri massal yang memberikan kesan mendalam bagi peserta.
Asyam, mahasiswa Universitas Musamus, mengaku kegiatan ini memberi dorongan besar untuk pengembangan diri.
“Kegiatannya luar biasa! Materinya ringan tapi bermakna. Anak muda Papua butuh kegiatan seperti ini agar memiliki self-leadership yang kuat di tengah derasnya arus informasi,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap semakin banyak pemuda Papua Selatan yang bangkit, percaya diri, dan siap bersaing di tingkat global dengan semangat kepemimpinan dan kemandirian.








