Aksi 1.000 Lilin di Sentani Serukan Reformasi Layanan Kesehatan Papua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 07:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Puluhan perempuan Papua menggelar aksi 1.000 lilin di sekitar Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (27/11/2025) malam. Aksi ini menjadi simbol duka sekaligus protes keras atas kasus meninggalnya Irene Sokoy bersama bayi dalam kandungan setelah ditolak empat rumah sakit di Kota Jayapura pada Minggu, 17 November 2025.

Para peserta aksi berasal dari berbagai komunitas perempuan, aktivis, dan warga dari Kabupaten serta Kota Jayapura. Mereka menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas dan penegasan bahwa reformasi layanan kesehatan di Papua menjadi tuntutan mendesak.

Koordinator aksi, Dorthea Wally, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama sebagai respons atas tragedi yang dinilai tidak manusiawi. Ia menegaskan bahwa komunitas perempuan akan terus mengawal kasus ini hingga proses hukum berjalan.

“Aksi ini adalah inisiatif dari semua perempuan yang ada di Papua, terutama di Kabupaten Jayapura, untuk menyatakan bahwa kami berduka atas insiden kemarin. Almarhumah Irene Sokoy meninggal. Kami siap kawal. Belum ada informasi kapan proses hukum dimulai. Setelah pengucapan syukur, kami akan bertemu lagi dengan keluarga,” ujar Dorthea.

Baca Juga :  Bupati Jayawijaya Sampaikan Ucapan Syukur di HUT ke-80 Barnabas Suebu

Selain komunitas perempuan, aksi ini juga dihadiri anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Febiola Ohee, yang menyatakan belasungkawa sekaligus menegaskan bahwa upaya investigasi sudah dimulai bahkan sebelum kasus tersebut viral. Ia menjelaskan bahwa MRP telah melaporkan kasus ini ke Kementerian Dalam Negeri dan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun kepolisian.

“Sebelum kasus ini viral, saya sendiri yang melapor ke menteri. Mendagri langsung menelpon gubernur dan selanjutnya gubernur bertemu keluarga korban. Kami turun ke lapangan melakukan investigasi, dan saya juga menghubungi Kapolda agar pihak kepolisian melakukan penyelidikan,” kata Febiola.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz, Dukung Penegakan Hukum terhadap KKB

Menurutnya, Polda Papua telah menurunkan tim gabungan dari Ditintel, Ditkrimsus, Ditkrimum, serta Irwasda untuk mengusut dugaan kelalaian pelayanan medis yang menyebabkan kematian ibu dan anak tersebut. “Kami bekerja sama untuk membongkar kesalahan yang terjadi agar tidak ada lagi kasus seperti ini,” tegasnya.

MRP juga berencana menemui BPJS Kesehatan dan manajemen RSUD Dok II Jayapura untuk menelusuri akar persoalan sistem rujukan dan administrasi yang dinilai berkontribusi pada kegagalan layanan darurat.

Tragedi meninggalnya Irene Sokoy menjadi alarm darurat bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk segera mereformasi layanan kesehatan di Papua. Publik menuntut perubahan konkret agar tidak ada lagi warga yang kehilangan nyawa akibat kelalaian atau hambatan administratif saat membutuhkan pertolongan medis.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru