SUARATANAHPAPUA.COM – Gubernur Papua terpilih Matius Fakhiri bersama wakilnya Aryoko Rumaropen mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mempererat tali silaturahmi dan bersama-sama membangun Papua setelah rangkaian panjang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang telah usai.
Dalam keterangannya usai syukuran di hotel amainame Menteng, Matius Fakhiri yang didampingi Wakil gubernur Aryoko menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh tahapan Pilkada Papua dari tahun 2024 hingga pelantikan gubernur pada 8 Oktober 2025.
“Tuhan baik, sehingga semua rangkaian pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah Provinsi Papua dapat berjalan dengan baik hingga pelantikan kemarin. Kini saatnya kita kembali membangun tali silaturahmi dan kebersamaan demi kemajuan Papua yang kita cintai,” ujar Gubernur Fakhiri.
Ia menegaskan, momentum pasca pemilu ini harus menjadi titik awal untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat tanpa sekat politik.
“Hari ini tidak ada lagi yang menang atau kalah. Sekarang kami adalah gubernur dan wakil gubernur bagi seluruh masyarakat Papua. Mari duduk bersama memikirkan kemajuan Papua,” tegasnya.
Matius Fakhiri juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang mungkin tersinggung selama masa kontestasi Pilkada.
“Atas nama pribadi dan seluruh tim pemenangan, kami memohon maaf bila selama proses Pilkada ada kata atau tindakan yang kurang berkenan. Mari kita bergandengan tangan demi Papua yang lebih baik,” tambahnya.
FOKUS 100 HARI PERTAMA
Dalam waktu tiga bulan terakhir tahun anggaran 2025, Fakhiri menegaskan pihaknya akan fokus pada perencanaan kerja cepat. Ia berencana melakukan koordinasi intensif dengan berbagai kementerian dan lembaga di Jakarta, termasuk DPR RI, untuk mempercepat pembangunan di Papua.
Menurutnya, faktor utama pembangunan Papua akan berfokus pada peningkatan sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan, disertai dengan perbaikan infrastruktur dan percepatan ekonomi daerah.
“Kami ingin kerja nyata, meski waktu singkat di triwulan terakhir tahun ini. Kami akan pastikan rencana pembangunan berjalan agar tahun 2026 bisa segera terealisasi,” ujarnya.
Evaluasi Birokrasi dan Tata Kelola Keuangan
Fakhiri juga menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi internal di tubuh Pemerintah Provinsi Papua. Ia memastikan hanya akan bekerja dengan pejabat dan ASN yang profesional serta memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik.
“Saya akan bekerja sama dengan orang yang mau bekerja sama. Tidak ada kelompok atau orang-orang saya. Semua harus profesional sesuai bidangnya,” tegasnya.
Selain itu, ia memberi perhatian khusus terhadap pengelolaan keuangan daerah agar penggunaan dana publik dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Kita harus menggunakan uang negara dengan baik dan benar. Pengelolaan keuangan yang bersih akan menjadi prioritas di masa kepemimpinan kami,” pungkas Gubernur Papua Matius Fakhiri.








