Polda Papua Gelar Rakorda Satgas Pangan Daerah: Bahas Pengendalian Harga Beras di Tiga Provinsi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 11:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Reserse Kriminal Khusus menggelar Rapat Koordinasi Satgas Pengendalian Harga Beras Daerah, Kamis (23/10/2025), di Ballroom Hotel Aston Jayapura.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus menggelar Rapat Koordinasi Satgas Pengendalian Harga Beras Daerah, Kamis (23/10/2025), di Ballroom Hotel Aston Jayapura.

SUARATANAHPAPUA.COM — Kepolisian Daerah (Polda) Papua melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus menggelar Rapat Koordinasi Satgas Pengendalian Harga Beras Daerah, Kamis (23/10/2025), di Ballroom Hotel Aston Jayapura.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, Bulog, Dinas Perdagangan dan Pertanian, pelaku usaha beras, serta jajaran Kasat Reskrim dari tiga wilayah hukum: Polda Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Rakorda dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Papua Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K., dengan tujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga beras dan memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai kebijakan pemerintah.


Harga Masih di Atas HET, Satgas Fokus Pengawasan Lapangan

Dalam paparannya, Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata menegaskan bahwa pengendalian harga beras harus menjadi prioritas bersama.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat agar harga beras di seluruh Indonesia tetap sesuai HET, termasuk di wilayah dengan kondisi geografis sulit seperti Papua,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kepolisian akan mengambil langkah konkret di lapangan, memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada pihak yang mempermainkan harga.

Baca Juga :  Banyak Keluhan dari Wartawan, Anggota DPRD Kota Ngadino: Jalan Koya Barat Akan Diperbaiki Tahun 2026

HET beras yang berlaku di wilayah Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan yaitu:

  • Beras SPHP (medium): Rp13.000–Rp13.500/kg

  • Beras premium: Rp18.000/kg

Adapun fokus utama Satgas mencakup pemantauan harga di pasar, pengecekan mutu dan label kemasan, serta pengawasan konsumsi masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan yang mayoritas menggunakan beras medium.


Satgas Lakukan Teguran dan Evaluasi Harga

Dalam Rakorda, disepakati beberapa langkah strategis untuk menekan harga beras agar tetap sesuai HET, antara lain:

  • Pengecekan langsung ke pasar tradisional dan ritel modern untuk memantau harga, mutu, dan label beras.

  • Pemberian teguran tertulis kepada pelaku usaha yang menjual di atas HET dengan tenggat waktu tujuh hari untuk menyesuaikan harga.

  • Rekomendasi pencabutan izin usaha bagi pelaku yang tetap melanggar.

Selain itu, Posko Satgas Pangan Daerah kini juga difungsikan sebagai Posko Satgas Pengendalian Harga Beras, yang wajib melaporkan hasil kegiatan melalui aplikasi pemantauan milik Bapanas.

Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata mengingatkan agar pelaksanaan tugas di lapangan dilakukan secara humanis dan tidak menimbulkan kepanikan pasar. Publikasi kegiatan Satgas akan melibatkan Bid Humas Polda Papua untuk sosialisasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sah, Rekom Golkar Jatuh Ke Paulus Waterpauw

Bulog Pastikan Distribusi Aman dan Tepat Sasaran

Perwakilan Bulog Papua, Ahmad Mustafa, menyampaikan bahwa pendistribusian beras SPHP di wilayah Papua berjalan lancar dengan dukungan kepolisian.

“Kami dibantu oleh Polri dalam menjaga penyaluran beras agar tepat sasaran. Pemerintah pusat juga telah memastikan biaya transportasi udara akan diganti, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga,” ujarnya.


Polda Papua Tegaskan Komitmen Kawal Kebijakan Pangan Nasional

Dirreskrimsus Polda Papua menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran harga beras.

“Tujuan kami jelas, melindungi masyarakat agar mendapatkan beras dengan harga wajar dan sesuai ketentuan. Ini bentuk dukungan penuh Polri terhadap kebijakan pangan nasional,” tegasnya.

Ke depan, Satgas Pengendalian Harga Beras di wilayah hukum Polda Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan akan melaksanakan pengawasan rutin di pasar, menyusun laporan berkala, dan memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan harga beras tetap stabil di tingkat masyarakat.

Berita Terkait

PATROLI DI KALI BRAZA YAHUKIMO, PRAJURIT TNI AMANKAN SENJATA API DAN AMUNISI MILIK KELOMPOK BERSENJATA
Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:51 WIT

PATROLI DI KALI BRAZA YAHUKIMO, PRAJURIT TNI AMANKAN SENJATA API DAN AMUNISI MILIK KELOMPOK BERSENJATA

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Kamis, 5 November 2026 - 18:11 WIT

Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Berita Terbaru