Pemprov Papua Tunda Pelaksanaan Pesta Rakyat, Hormati Peringatan HUT GKI di Tanah Papua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Pemerintah Provinsi Papua resmi mengumumkan penundaan pelaksanaan Pesta Rakyat Papua yang semula dijadwalkan pada 25 Oktober 2025.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua yang jatuh pada 26 Oktober 2025, sebuah momentum sakral yang memiliki nilai spiritual dan historis penting bagi masyarakat Papua.

Gubernur Papua Matius Fakhiri menegaskan, keputusan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan pemerintah terhadap peran besar gereja, khususnya GKI, dalam perjalanan pembangunan sosial dan spiritual masyarakat Papua.

“GKI memiliki sejarah panjang dalam membentuk karakter, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan di Papua. Oleh karena itu, pemerintah menghormati dan memberi ruang penuh bagi umat GKI untuk merayakan HUT-nya secara hikmat,” ujar Gubernur Fakhiri di Kantor Gubernur Papua, Jumat (24/10/2025).

Pesta Rakyat Diundur, Bukan Dibatalkan

Fakhiri menegaskan bahwa kegiatan Pesta Rakyat Papua tidak dibatalkan, melainkan diundur ke tanggal 31 Oktober 2025.
Penyesuaian jadwal dilakukan agar pelaksanaan kegiatan masyarakat tidak berbenturan dengan agenda gerejawi yang bersifat sakral dan melibatkan sebagian besar umat di Papua.

“Pesta rakyat adalah momentum kebersamaan dan sukacita masyarakat. Namun kita harus memastikan pelaksanaannya tidak mengganggu agenda keagamaan yang penting. Setelah HUT GKI selesai, acara rakyat akan tetap digelar dengan semangat persaudaraan dan damai,” tuturnya.

Menurut Gubernur, peringatan HUT GKI setiap tahun selalu diisi dengan ibadah raya, kegiatan sosial, dan refleksi pelayanan gereja sejak masuknya Injil ke Tanah Papua.
Bagi masyarakat Papua, perayaan tersebut bukan hanya peristiwa rohani, tetapi juga simbol persatuan, kedamaian, dan rasa syukur atas karya Tuhan dalam kehidupan bersama.

Baca Juga :  Program Prioritas Maximus Tipagau dan Peggi Patrisia Pattipi, Membangun Sekolah dan Universitas Bertaraf Internasional di Mimika

Rangkaian Acara dan Harapan Gubernur

Dalam kesempatan yang sama, Fakhiri juga menyampaikan sejumlah catatan menjelang pelaksanaan Pesta Rakyat Papua setelah penundaan.
Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari ke depan dirinya akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk memperjuangkan program pembangunan dan kepentingan masyarakat Papua di tingkat nasional.

“Saya berharap seluruh masyarakat dan simpatisan dapat hadir bersama-sama merayakan kebersamaan ini,” ucapnya.

Fakhiri menambahkan, rangkaian kegiatan Pesta Rakyat Papua nanti akan dibuat sederhana namun bermakna — diawali dengan doa bersama, sambutan dari mantan Penjabat Gubernur Papua, dan dilanjutkan dengan malam kebersamaan masyarakat.

“Acara tidak akan berlarut-larut. Setelah doa dan sambutan, kita akan berkumpul dan membantu pedagang lokal. Semua hasil belanja akan digunakan untuk membeli makanan, termasuk ikan bakar, yang nantinya dibagikan gratis di halaman kantor gubernur. Kita makan bersama sebagai simbol persatuan dan awal perjalanan kita untuk membangun Papua bersama rakyat,” jelasnya.

Pesan Damai untuk Masyarakat Papua

Menutup keterangannya, Gubernur Fakhiri mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban, menghormati agenda keagamaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan agar setiap kegiatan dapat berjalan damai, tertib, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari kita jaga kedamaian dan kebersamaan di Tanah Papua. Semua kegiatan harus menjadi sarana memperkuat persaudaraan, bukan sebaliknya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru