Gubernur Papua Matius Fakhiri Tegaskan ASN Harus Layani Masyarakat Tanpa Batas dan Tanpa Pungutan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Gubernur Papua Matius Fakhiri menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua bekerja dengan penuh dedikasi, meninggalkan perbedaan, dan memberikan pelayanan terbaik tanpa pungutan biaya.

Penegasan tersebut disampaikan saat apel perdana yang digelar di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (20/10). Dalam arahannya, Fakhiri menekankan bahwa kantor pemerintahan adalah rumah bagi masyarakat dan harus menjadi tempat pelayanan yang terbuka untuk semua kalangan.

“Mulai hari ini dan ke depan, saya berharap semua SKPD memberikan pelayanan yang cepat dan gratis bagi masyarakat Papua. Tidak boleh lagi ada pelayanan yang dipersulit atau dipungut biaya,” tegas Gubernur Fakhiri.

Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD dan ASN untuk kembali fokus menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, serta meninggalkan segala perbedaan politik maupun pribadi demi kepentingan masyarakat.

“Kita tinggalkan semua perbedaan. Mari kembali ke tugas dan fungsi masing-masing untuk melayani masyarakat di Provinsi Papua yang kita cintai,” ujarnya.

Fakhiri menambahkan, ruang kerjanya terbuka untuk siapa pun yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung.

“Kantor ini rumah masyarakat. Saya buka ruang saya untuk melayani, tidak boleh ada batas antara pejabat dan rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyoroti masih adanya ASN yang terdaftar di instansi lain di luar Papua. Ia menegaskan akan melakukan penertiban agar tidak ada pegawai yang menerima gaji ganda.

“Saya minta mereka yang masih terdaftar di kementerian atau lembaga lain untuk memilih. Jangan mau gaji di dua tempat. Kalau tidak mau bekerja untuk Papua, lebih baik mundur,” tegasnya.

Selain itu, Fakhiri menyoroti kondisi keuangan daerah yang masih terbatas dan mengimbau setiap perangkat daerah berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. Mari hasilkan PAD sendiri agar Papua bisa mandiri. Jangan hanya berharap dari pusat,” ungkapnya.

Menutup amanatnya, Gubernur Fakhiri mengingatkan ASN untuk tidak melakukan aksi demonstrasi internal dan mengimbau agar setiap permasalahan disampaikan langsung kepada pimpinan.

“Demo-demo itu memalukan diri sendiri. Kalau ada unek-unek, sampaikan langsung ke saya. Saya siap melayani masyarakat dan juga ASN,” pungkasnya.

Apel perdana tersebut menjadi penegasan awal komitmen Gubernur Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur AR untuk membangun birokrasi yang bersih, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang profesional dan humanis.

Baca Juga :  BUPATI YOAS BEON BUKA FORUM PERANGKAT DAERAH NDUGA 2026 DI KENEYAM

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru