SUARATANAHPAPUA.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menggelar Sewindu Festival Kopi Papua di halaman Kantor BI Jayapura. Agenda ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat industri kopi lokal agar mampu menembus pasar global.
Sebanyak 21 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan berpartisipasi dalam festival yang mengusung tema “Dari Gunung, Lembah, Pantai, hingga Pasar Global.” Acara ini menampilkan potensi kopi Papua dengan cita rasa autentik, unik, dan menarik bagi para penikmat kopi.
Hadirkan 8 Varian Kopi Unggulan
Festival ini juga memperkenalkan delapan varian kopi khas Papua, yaitu Tangma, Peneli, Maksum, Kiwirok, Bpiri, Koragi, Homhom, dan Ambaidiru. Setiap varian menawarkan karakter rasa yang berbeda, mencerminkan kekayaan alam Papua.
Kepala Perwakilan BI Papua, Faturachman, menegaskan bahwa kopi Papua memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Selain mampu menyerap tenaga kerja, kopi diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk di daerah otonomi baru,” ujarnya.
Dukung Petani dan Perluas Pasar
Penjabat Sekda Papua, Suzana Wangai, menambahkan bahwa keunikan cita rasa kopi Papua sudah diakui dunia internasional.
“Melalui festival ini, kopi Papua diharapkan semakin dikenal luas dan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi petani,” jelas Suzana.
Festival Kopi Papua yang berlangsung pada 11–12 September ini menjadi agenda tahunan Bank Indonesia sebagai wujud nyata kontribusi dalam pengembangan UMKM di Bumi Cenderawasih. Dengan promosi yang konsisten, BI berharap kopi lokal tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Papua, tetapi juga ikon Indonesia di kancah internasional.








