Kasus Venue Aeromodeling Mimika, Kuasa Hukum Nilai Kejaksaan Tak Mau Dikoreksi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 23:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Sidang praperadilan terkait dugaan korupsi pembangunan venue aeromodeling di Mimika terus berlanjut di Pengadilan Negeri Jayapura. Pada sidang kedua yang digelar pekan ini, kedua pihak hadir lengkap: kuasa hukum Kepala Dinas PUPR Mimika sebagai pemohon, serta perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Papua sebagai termohon.

Kuasa hukum Kadis PUPR Mimika, Anthon Raharusun, didampingi rekannya James, menyampaikan bahwa agenda sidang kali ini adalah pembacaan permohonan praperadilan. Namun karena pihak Kejati telah menerima berkas sebelumnya, pembacaan dianggap sah meski tidak dibacakan di ruang sidang.

Baca Juga :  Ada OCTO Land Resmi Dibuka, CIMB Niaga Ajak Warga Nikmati Serunya Blok M

Menariknya, Raharusun mengungkap bahwa di saat bersamaan Kejati Papua justru telah mendorong pokok perkara ke proses persidangan. “Ini masalah klasik. Praperadilan adalah kontrol atas tindakan aparat penegak hukum, termasuk kejaksaan. Tapi kenapa mereka terburu-buru menyidangkan pokok perkara?” kritik Raharusun.

Ia menuding kejaksaan tidak memberi ruang koreksi melalui mekanisme praperadilan. “Klien kami baru diperiksa satu kali sebagai tersangka, tapi langsung didorong ke pengadilan. Ini bentuk arogansi, seolah jaksa tidak mau pekerjaannya dikoreksi oleh lembaga yudikatif,” tegasnya.

Baca Juga :  Dikenang Sebagai Pejuang, Brigjen Lamek Taplo Tewas di Kiwirok Pegunungan Bintang

Menurutnya, percepatan proses pokok perkara membuat praperadilan rentan gugur secara hukum. Namun pihaknya tetap siap berjuang di sidang utama nanti.

“Kami harap aparat penegak hukum tak hanya mengejar kepentingan institusional, tapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan dan hak-hak tersangka. Jika semua proses dilangkahi, siapa lagi yang bisa mengoreksi tindakan mereka kalau bukan pengadilan?” pungkas Raharusun.

Agenda lanjutan sidang praperadilan dijadwalkan Senin pekan depan dengan agenda penyampaian jawaban dari pihak Kejaksaan Tinggi Papua.

Berita Terkait

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
RAWAT KEBERAGAMAN DI TANAH PAPUA, IKAWANGI PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA
EKONOMI LESU, KAPMI TETAP OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN 8 PERSEN
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIT

1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 15:35 WIT

SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA

Berita Terbaru