Bupati Elvis Tabuni Akan Hentikan Beasiswa Jika Mahasiswa Tidak Minta Maaf dan Klarifikasi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025 - 12:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Atas Viralnya Pernyataan Sejumlah Mahasiswa Puncak Soal menuding Pemkab dan DPRK Puncak tidak serius menangani persoalan pengungsi akibat konflik di Distrik Pogoma dan Sinak Barat mendapat Tanggapan Tegas dari Pemkab Puncak.

Pemerintah Kabupaten Puncak dengan tegas ultimatum mahasiswa asal Kabupaten tersebut yang tergabung dalan Tim Peduli Pengungsi atas pernyataannya di beberapa media.

Bupati Puncak, Elvis Tabuni, menegaskan bahwa beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak dapat dihentikan jika mahasiswa tersebut tidak segera menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Ultimatum ini disampaikan dalam jumpa pers di Jayapura, Jumat (23/5), yang juga dihadiri Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, serta sejumlah pejabat Pemkab lainnya.

Baca Juga :  Pertamina Kolaborasi dengan Kementerian ESDM dan SERUNI KMP Buka Akses Air Bersih bagi Masyarakat Kampung Tambat Merauke

Sebelumnya, mahasiswa menuding Pemkab dan DPRK Puncak tidak serius menangani persoalan pengungsi akibat konflik di Distrik Pogoma dan Sinak Barat.

Mereka juga mendesak diadakannya dialog terbuka dengan pemerintah pusat dan menyatakan mosi tidak percaya terhadap Pemkab serta mengancam aksi sipil.

Pernyataan tersebut langsung dibantah Bupati Elvis Tabuni. Ia menyebut tudingan itu keliru dan tidak berdasar. Ia menjelaskan, Pemkab Puncak telah menetapkan status tanggap darurat non-alam sejak 18 Mei 2025 melalui Keputusan Bupati Nomor 3002.1/68, menyusul laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Puncak dan kunjungan DPRK ke lokasi terdampak.
“Jangan bicara hebat di luar tanpa melihat kondisi di lapangan. Mahasiswa asal Puncak harus mengklarifikasi dan meminta maaf. Jika tidak, saya akan mengusulkan izin beasiswa mereka pada sidang paripurna DPRK,” tegas Elvis.

Baca Juga :  Paulus Waterpauw Turnamen Basket Serui Diapresiasi Banyak Pihak

Ia juga memastikan bahwa Pemkab telah mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terdampak menggunakan pesawat dari Nabire. “Kami tidak tinggal diam, semua sudah sesuai mekanisme,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Naftali Akawal mengimbau mahasiswa untuk memikirkan intelektual dan membangun komunikasi, bukan sekedar melontarkan pernyataan di media.

Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, juga membantah tudingan mahasiswa dan menyebut bahwa pihaknya telah aktif menyalurkan bantuan, termasuk dari dana pribadi.

“Ini misi kemanusiaan, bukan panggung saling menjatuhkan. Kami mohon mahasiswa segera klarifikasi dan mari kita bekerja sama demi rakyat di kabupaten Puncak,” tandasnya.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru