Update Kasus Kekerasan Mantan Bupati Biak, Polisi Periksa 7 Saksi

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 22:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Kepolisian Daerah Papua terus menyelidiki kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum pejabat berinisial HAN pada Sabtu (9/11/2024) lalu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan, hingga saat ini sudah ada tujuh saksi yang diperiksa dalam kasus kekerasan seksual tersebut.

“Saat ini masih dalam proses pemeriksaan ulang dengan mengambil keterangan dari saksi dan korban. Tercatat hingga saat ini sudah ada tujuh orang saksi yang diperiksa termasuk korban inisial RR,” katanya kepada wartawan di Mapolda Papua, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga :  HUT ke-81 TNI, Mini Soccer Panglima TNI Cup Jadi Wadah Sportivitas dan Persaudaraan

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan Visum et Repertum (VeR) dan asesmen psikologi terhadap korban. Hasilnya ditemukan kekerasan seksual yang menyebabkan trauma pada korban.

“Kita sudah melakukan Visum et Repertum (VeR) dan asesmen psikologi terhadap korban dan memang dari hasil VeR ditemukan bukti kekerasan fisik terhadap korban yang diduga dilakukan oleh tersangka,” terangnya.

Disamping itu, hasil pemeriksaan terhadap korban ditemukan juga terdapat ancaman pembunuhan kepada korban yang menyebabkan korban ketakutan.

Baca Juga :  Yuk Rasakan Sensasi Kuliner Berkelas dengan Harga Bersahabat di Sky 360 Rooftop Horison Ultima Entrop

“Kemudian ada ancaman pembunuhan yang disampaikan oleh pelaku kepada korban pada saat pelaku melakukan kekerasan seksual terhadap korban, apabila tidak mengikuti kemauannya (pelaku) maka dia akan mencari orang untuk membunuh korban,” ungkapnya.

Selain pemeriksaan terhadap saksi, Polda Papua juga sementara melakukan penyelidikan dugaan adanya korban lainnya.
“Direskrimum sementara melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya korban lainnya. Kalua ada yang merasa menjadi korban bisa dilaporkan kepada kami,” tuturnya. (RDK)

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT