Dialog Terbuka di Timika, Maximus Tipagau dan Peggi Patrisa Pattipi Serap Keluhan Kesehatan dan Ekonomi Generasi Muda Serta Kunjungan ke Posko Tim Sawerigading Bersatu For MP3 Keluarga Luwu Raya

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 14 Oktober 2024 - 06:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Sabtu malam di Cafe Mulo, Jl. Budi Utomo, Maximus Tipagau, S.E., dan Peggi Patrisa Pattipi mengadakan dialog terbuka dengan generasi muda Timika. Pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung berbagai keluhan dan aspirasi anak muda terkait isu kesehatan dan ekonomi, termasuk tingginya biaya obat malaria dan kesejahteraan tenaga kerja.

Isu kesehatan menjadi topik utama dalam diskusi tersebut, terutama masalah mahalnya obat malaria yang dirasakan memberatkan masyarakat, khususnya bagi pekerja dengan upah minimum. Mey, seorang peserta, mengungkapkan bahwa mahalnya biaya pengobatan malaria sangat menyulitkan, terlebih bagi warga yang mengandalkan UMP (Upah Minimum Provinsi). “Obat malaria sekarang mahal sekali, Pak. Kami yang bekerja dengan gaji UMP sangat terbebani, terutama kalau kondisi berat dan harus menebus banyak obat. BPJS saja tidak cukup menutupi semua biaya,” ujarnya dengan keprihatinan.

Menanggapi hal tersebut, Maximus Tipagau menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung akses obat-obatan murah dan layanan kesehatan terjangkau. Ia berjanji akan membawa isu ini ke pemerintah daerah agar menjadi prioritas. “Kesehatan adalah prioritas. Saya akan memastikan bahwa pemerintah mendengar dan segera mencari solusi untuk biaya pengobatan yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” tegas Maximus.

Baca Juga :  Semarak Kemeriahan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Papua Tengah

Peggi Patrisa Pattipi menambahkan bahwa akses kesehatan yang terjangkau adalah hak dasar setiap warga negara. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan warga tidak terbebani oleh biaya pengobatan yang mahal, terutama penyakit umum seperti malaria. “Kita harus bekerja sama memastikan semua warga bisa mendapatkan layanan kesehatan yang mereka butuhkan, tanpa terkecuali,” ucap Peggi.

 

Para peserta dialog berharap pemerintah dapat memberikan solusi nyata terhadap masalah kesehatan dan kesejahteraan ekonomi. “Kami butuh tindakan konkret dari pemerintah, baik dalam urusan kesehatan maupun kesejahteraan. UMP juga perlu ditingkatkan agar kami bisa hidup lebih layak,” ujar salah satu peserta lainnya.

 

Pertemuan ini memberi pandangan lebih dalam bagi Maximus Tipagau dan Peggi Patrisa Pattipi mengenai kebutuhan generasi muda Timika. Mereka berkomitmen untuk memperjuangkan isu-isu ini di tingkat pemerintahan, dengan harapan dapat membawa perubahan nyata dalam bidang kesehatan dan ekonomi bagi masyarakat Timika.

Selain dialog dengan generasi muda, Maximus Tipagau juga mengunjungi Posko Tim Sawerigading Bersatu For MP3 Keluarga Luwu Raya, yang berlokasi di Jl. Baru, depan Gereja Tiberias Timika. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari enam paguyuban yang bersatu untuk mendukung pasangan calon No. Urut 2, Maximus Tipagau dan Peggi Patrisa Pattipi (MP3). Paguyuban tersebut meliputi Paguyuban Luwu Raya, Sulawesi Tenggara, Anubeta dari Sorong, Maluku Barat Daya, Sahabat Kawanua, dan Evav For MP3.
Dalam sambutannya, Maximus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota tim posko yang telah berkontribusi. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan dari Tim Posko Sawerigading dan enam paguyuban yang bersatu mendukung kemenangan MP3,” ujarnya.

Baca Juga :  Bela Negara di Tengah Tantangan Global, Pesan Danrem 173/PVB

Kehadiran Maximus di acara ini memperkuat solidaritas dan kerjasama antar paguyuban, menunjukkan komitmennya dalam membangun jaringan yang kuat di masyarakat. Dengan dukungan yang solid dari berbagai kalangan, ia berharap dapat meraih kemenangan dalam pemilihan yang akan datang.

Dialog terbuka dengan generasi muda dan kunjungan ke Posko Tim Sawerigading Bersatu menjadi langkah penting dalam perjalanan Maximus Tipagau dan Peggi Patrisa Pattipi. Keduanya berharap, dengan dukungan yang kuat dari berbagai elemen masyarakat, visi dan misi mereka dapat terwujud, membawa perubahan positif dan kesejahteraan bagi masyarakat Mimika di masa depan.

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru